Youth Dialog Studio : Membangun Kewirausahaan Pemuda - INFOBDL.COM

Rabu, 04 September 2019

Youth Dialog Studio : Membangun Kewirausahaan Pemuda

Jumlah angkatan kerja di Lampung berada pada angka 4,4 juta orang—dengan jumlah angka pengangguran sebesar 4,3% atau hampir 190 ribu orang (Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, 2018). Statistik tersebut menempatkan Lampung dalam kategori provinsi dengan tingkat pengangguran yang tinggi. Berbagai kebijakan telah dibuat untuk meningkatkan kompetensi SDM industri—sebagai salah satu pilar perekonomian—agar Lampung dapat mengikuti perkembangan teknologi dan permintaan di era Industri 4.0.


Meskipun Index Pembangunan Pemuda (IPP) Lampung tahun 2017 mencatat kemajuan dalam segi pendidikan, namun partisipasi pemuda dalam kegiatan perekonomian masih tercatat cukup rendah (IPP, 2017). Berkenaan dengan itu, DANA, United in Diversity (UID), SDSN Youth, dan Empowomen menggelar kegiatan Youth Dialogue Studio (YDS) “Membangun Kewirausahaan Pemuda” yang dilaksanakan pada Rabu, 4 September 2019 di Hotel Horison Bandar Lampung.

Kegiatan ini melibatkan narasumber-narasumber dari berbagai sektor yang membahas topik- topik terkait peningkatan kapasitas pemuda untuk pembangunan berkelanjutan dan peran serta pihak swasta terkait pemberdayaan perempuan dalam proses bisnis. Narasumber yang hadir diantaranya Garnadipa Gilang (UN SDSN Program Coordinator), dr. Jihan Nurlela (DPD RI terpilih), Elkana Riswan (Founder and CEO Els Café Lampung), dan Nada Rivany (Founder and Fashion Designer Nada Label). Turut hadir pula Widyasari Listyowulan selaku Regional Program Head Innovation dari DANA Indonesia untuk memaparkan Pemanfaatan Cashless System Guna Mendukung Pengembangan Entrepreneurship Pemuda.

Selain talkshow, kegiatan yang dihadiri oleh 105 peserta dan perwakilan dari 15 komunitas pemuda ini juga mencoba mengangkat isu- isu yang menjadi perhatian dan kepedulian pemuda Lampung. Melalui sesi café dialog, peserta mendiskusikan hal-hal yang menjadi tantangan dan peluang bagi pemuda Bandar Lampung dalam membangun perekonomian lokal. Termasuk diantaranya tentang bagaimana meningkatkan keterlibatan pemuda dalam membuat kebijakan terkait dengan pemberdayaan pemuda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Comments


EmoticonEmoticon